16 November 2019 1:40 pm

Tak Sadar, Ini Dia 10 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Mencuci Mobil!

Tak Sadar, Ini Dia 10 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Mencuci Mobil!
Ada banyak kesalahan yang sering dilakukan saat mencuci mobil, memakai sembarang cairan pengilap mobil salah satunya.

Rutin mencuci mobil termasuk salah satu perawatan yang menentukan umur kendaraan itu sendiri. Pembersihan secara berkala tidak hanya akan membuat tampilan eksterior/interior mobil tetap kinclong, tapi juga menghindarkannya dari penumpukan debu, kotoran, atau bahkan karat yang dapat memengaruhi performa mesin.

Selain menggunakan jasa salon, pemilik mobil biasanya akan mencuci sendiri kendaraannya di rumah untuk menghemat ongkos. Namun ingat, hindari kesalahan-kesalahan mencuci mobil berikut agar si roda empat kesayangan Anda tetap prima.

1. Memakai Sembarang Sampo Pengkilap Mobil

Sumber : Dream
Sumber : Dream
Biasanya karena kepepet atau tidak punya stok sampo khusus mobil, pemilik akan mencuci mobilnya dengan cairan lain semacam sabun pencuci piring. Tidak masalah jika hanya dilakukan satu atau dua kali. Namun kalau terlalu sering, hal ini akan memengaruhi kilau cat mobil hingga tampak kusam.

Lebih baik gunakan sampo khusus atau cairan pengkilap mobil. Produk semacam ini diformulasi dengan kandungan yang aman untuk body maupun cat mobil Anda. Salah satu merek yang sangat direkomendasikan adalah XRainy dari Moormiles.

2. Mencuci di Bawah Terik Matahari

Sumber : Toyotamdn
Sumber : Toyotamdn
Dengan alasan agar cepat kering, sebagian orang lebih suka mencuci mobil di bawah terik matahari. Padahal kebiasaan ini bisa merusak tampilan mobil Anda sendiri, lho. Selain dapat menimbulkan bercak air pada body mobil, mencuci kendaraan di bawah sinar matahari juga akan membuat catnya kusam dan memudar.

Agar mobil tetap awet dan kinclong, Anda lebih dianjurkan untuk mencuci mobil pada pagi atau sore hari ketika matahari tidak begitu terik. Dengan begitu, Anda pun bisa lebih santai dan maksimal dalam membersihkan seluruh bagian mobil sampai ke sela-selanya.

3. Langsung Mencuci Body Mobil

Sumber : Zipitrans
Sumber : Zipitrans
Kesalahan dalam mencuci mobil yang berikutnya adalah langsung membersihkan body dan melewatkan bagian atapnya. Idealnya, mencuci mobil dimulai dari membersihkan atapnya dulu, baru dilanjutkan dengan bagian-bagian lain yang posisinya lebih rendah.

Kebiasaan membersihkan atap belakangan hanya akan membuat mobil kembali kotor. Hal ini pasti akan sangat memakan waktu, bukan? Maka pastikan bagian atap sudah betul-betul bersih sebelum berpindah membersihkan bagian mobil lainnya.

4. Tidak Memakai Air Mengalir

Sumber : Intersport
Sumber : Intersport
Karena alasan hemat, banyak pemilik yang mencuci mobil hanya dengan beberapa ember air saja. Hal ini tentu akan membuat proses pencucian kurang maksimal. Akibatnya mobil tidak betul-betul bersih dan kinclong.

Selain menggunakan sampo atau cairan pengilap mobil, Anda juga disarankan menggunakan selang (air mengalir) untuk memastikan seluruh bagian mobil benar-benar terjangkau dan tidak ada lagi kotoran yang melekat.

5. Melewatkan Bagian Tersembunyi

Sumber : Gojek
Sumber : Gojek
Membersihkan mobil tak cukup dengan mencuci bagian luarnya saja. Anda juga harus menjangkau bagian-bagian tersembunyi (interior) agar kendaraan kesayangan tetap bersih, wangi, dan bebas jamur atau karat.

Pastikan Anda juga membersihkan bagian-bagian seperti dashboard, sela-sela pintu, karpet mobil, jok, dan lainnya. Jarang membersihkan sela pintu mobil, misalnya, akan membuat karetnya menjadi getas. Akibatnya air hujan bisa masuk ke dalam mobil. Anda tak mau kan naik mobil tapi basah kuyup?

6. Pengeringan Tidak Sempurna

Sumber : Intersport
Sumber : Intersport
Setelah dicuci, mobil harus dikeringkan dengan menggunakan kanebo atau kain khusus yang mampu menyerap air. Pastikan seluruh bagian mobil sudah betul-betul kering sebelum menggunakannya kembali.

Selain debu jadi mudah menempel, proses pengeringan yang tidak sempurna juga dapat menyebabkan munculnya jamur dan karat di beberapa bagian mobil. Bekas air cucian juga bisa berubah menjadi noda yang sulit dihilangkan, lho.

7. Menurunkan Kaca Jendela saat Masih Basah

Dibutuhkan waktu setidaknya 1-2 jam sampai mobil benar-benar kering sempurna. Nah, ketika kondisinya masih basah, hindari menurunkan kaca jendela karena akan menyebabkan air masuk ke bagian dalam mobil dan menimbulkan karat.

8. Tidak Mencuci Ban dan Velg

Sumber : Autolounge
Sumber : Autolounge
Karena bersentuhan langsung dengan aspal dan debu, orang sering mengasumsikan bahwa velg dan ban adalah dua komponen yang tidak begitu penting dibersihkan, atau jika dibersihkan pun hanya sekadarnya. Ban dan velg perlu dibersihkan secara rutin.

Selain menjaga performa mobil tetap oke, hal ini juga efektif untuk membersihkan kerikil yang terjebak di sela-sela ban. Dengan begitu, kegiatan mengemudi Anda pun jadi lebih lancar.

Gunakan spons berbeda untuk membersihkan ban dan velg. Bila perlu, pakai sikat khusus yang bisa mengikis kotoran dan lumpur yang menempel pada permukaan ban. Setelah bersih, gunakan pengilap mobil agar ban terlihat baru.

9. Mengabaikan Bagian Bawah Mobil

Sumber : Youtube
Sumber : Youtube
Meski tidak terlihat, bagian bawah mobil juga wajib dibersihkan secara rutin agar performanya tetap oke. Jangan sampai Anda mengabaikan sisi bawah mobil karena debu dan kotoran yang menempel akan membuat kinerja mesin terganggu.

Untuk membersihkan bagian bawah mobil, gunakan air bersih yang mengalir. Segera bersihkan mobil setelah Anda menempuh perjalanan di area yang kotor atau sehabis hujan. Pastikan tidak ada sisa kotoran dan lumpur yang melekat di bawah mobil, terutama pada bagian mesin.

10. Langsung Menutup Mobil

Sumber : Autoexpress
Sumber : Autoexpress
Untuk menghindari debu dan kotoran, mobil biasanya langsung dipasangi cover car sesaat setelah dicuci. Ternyata kebiasaan ini kurang baik karena dapat menyebabkan timbulnya jamur dan bercak yang sulit dihilangkan, terutama di bagian kaca. Idealnya, angin-anginkan dulu barang 1-2 jam agar mobil kering sempurna sebelum menutupnya kembali dengan cover car.

Nah, dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, mobil Anda dijamin akan tetap terlihat baru meski sudah dipakai bertahun-tahun. Biar body-nya makin kinclong, jangan lupa pakai cairan pengkilap mobil khusus dari Moormiles, ya!

Tanpa perlu menghabiskan uang jutaan, mobil Anda akan tampak lebih licin, kinclong, dan terlindungi. Cara pakainya juga praktis dan mudah, lho. Bagaimana, penasaran ingin coba?
Blog Post Lainnya
MOORMILES.COM